Gayo
- Jenis
- Arabika
- Proses
- Giling basah, washed
- Ketinggian
- 1.200–1.700 m
- Rasa
- Rempah, cokelat, body tebal, asam rendah sampai sedang
Dataran tinggi Gayo di Aceh Tengah dan Bener Meriah adalah salah satu penghasil Arabika terbesar di Asia.
Kopi
Indonesia adalah salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Setiap daerah punya karakter rasa sendiri karena perbedaan tanah, ketinggian, dan cara proses. Daftar ini membantu Anda memilih biji untuk menu kedai.
Dataran tinggi Gayo di Aceh Tengah dan Bener Meriah adalah salah satu penghasil Arabika terbesar di Asia.
Nama dagang yang terkenal di pasar dunia sejak zaman kolonial untuk kopi Arabika dari Sumatera Utara.
Ditanam di sekitar Danau Toba, Humbang Hasundutan.
Tumbuh di lereng Gunung Kerinci, gunung api tertinggi di Indonesia.
Kopi Liberika dari lahan gambut Tanjung Jabung Barat, cocok untuk menu signature yang unik.
Sentra Robusta terbesar di Indonesia. Banyak dipakai untuk blend espresso es kopi susu dan kopi tubruk.
Dataran tinggi Priangan adalah salah satu daerah kopi tertua di Indonesia sejak masa VOC.
Ditanam berdampingan dengan tembakau di lereng Sindoro dan Sumbing.
Dari dataran tinggi Ijen di Bondowoso dan Banyuwangi.
Ditanam bersama pohon jeruk dan dikelola dengan sistem Subak Abian. Kopi pertama di Indonesia yang mendapat sertifikat Indikasi Geografis.
Tumbuh di tanah vulkanik sekitar Gunung Inerie, Ngada.
Dikenal juga dengan nama Kalosi. Salah satu kopi Indonesia paling terkenal di Jepang.
Ditanam di Lembah Baliem, umumnya tanpa pupuk dan pestisida kimia.
Untuk es kopi susu, pilih blend Robusta Lampung atau Temanggung dengan Arabika Gayo atau Toraja. Untuk V60 dan Japanese iced, pilih Arabika washed seperti Kintamani, Kerinci, atau Java Preanger.