Arabika vs Robusta: Bedanya dan Kapan Dipakai di Kedai
Perbedaan kopi Arabika dan Robusta dari rasa, kafein, ketinggian, dan harga, serta kapan masing-masing dipakai untuk menu kedai kopi.
Hampir semua kopi yang dijual di Indonesia berasal dari dua jenis tanaman: Arabika (Coffea arabica) dan Robusta (Coffea canephora). Keduanya sama-sama kopi, tetapi rasa, harga, dan cara pakainya di kedai sangat berbeda.
Perbedaan utama
| Arabika | Robusta | |
|---|---|---|
| Ketinggian tanam | Dataran tinggi, umumnya di atas 1.000 mdpl | Dataran rendah sampai menengah |
| Rasa | Lebih asam segar, aroma buah dan bunga, manis | Lebih pahit, tebal, rasa cokelat dan kacang |
| Kafein | Lebih rendah, sekitar 1–1,5% | Kira-kira dua kali lipat, sekitar 2–2,7% |
| Crema espresso | Lebih tipis | Lebih tebal |
| Harga | Lebih mahal | Lebih murah |
Arabika dan Robusta di Indonesia
Arabika Indonesia terkenal dari dataran tinggi seperti Gayo di Aceh, Kintamani di Bali, Toraja di Sulawesi Selatan, Flores Bajawa, dan Java Preanger di Jawa Barat. Robusta banyak ditanam di Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Temanggung. Indonesia juga punya Liberika, misalnya di lahan gambut Jambi dan Riau, walau jumlahnya jauh lebih sedikit. Daftar lengkapnya ada di halaman Kopi Nusantara.
Kapan memakai Arabika
- Seduh manual seperti V60 dan Japanese iced coffee, karena rasa buahnya paling terasa tanpa susu.
- Espresso dan americano untuk pembeli yang suka rasa terang dan tidak terlalu pahit.
Kapan memakai Robusta
- Kopi tubruk dan kopi hitam tradisional yang disukai rasa pahit tebal.
- Campuran (blend) untuk minuman bersusu. Robusta membuat rasa kopi tetap terasa walau ditambah susu dan gula aren.
Blend untuk es kopi susu
Banyak kedai memakai campuran Arabika dan Robusta untuk es kopi susu. Titik awal yang umum adalah 70% Arabika dan 30% Robusta. Jika rasa kopi tenggelam oleh susu, naikkan porsi Robusta. Jika terlalu pahit, kurangi. Catat setiap perubahan agar rasa menu Anda tetap sama dari hari ke hari.
Ingin tahu lebih dalam tentang proses pascapanen dan tingkat sangrai? Baca Teori Kopi kami.