Kopi & Kedai

Cara Menyimpan Biji Kopi agar Tetap Segar

2 menit baca

Cara Menyimpan Biji Kopi agar Tetap Segar
Foto: Karl Fredrickson / Unsplash

Cara menyimpan biji kopi sangrai di kedai dan di rumah: masa istirahat setelah sangrai, wadah yang tepat, kapan digiling, dan boleh tidaknya disimpan di kulkas.

Biji kopi sangrai mulai kehilangan aroma sejak keluar dari mesin sangrai. Cara menyimpan yang benar bisa menjaga rasa tetap enak lebih lama, dan bagi kedai kopi itu berarti rasa menu yang lebih konsisten dan bahan yang tidak terbuang.

1. Beri waktu istirahat setelah sangrai

Kopi yang baru disangrai masih melepaskan banyak gas karbon dioksida. Jika langsung diseduh, ekstraksi tidak rata dan espresso cenderung berbuih kasar. Untuk espresso, banyak kedai mengistirahatkan biji sekitar 5 sampai 10 hari setelah sangrai. Untuk seduh manual, biasanya cukup 3 sampai 7 hari. Selalu cek tanggal sangrai di kemasan.

2. Pakai wadah kedap udara dan gelap

3. Giling sesaat sebelum menyeduh

Kopi bubuk kehilangan aroma jauh lebih cepat daripada biji utuh, karena permukaannya yang terkena udara jauh lebih luas. Di kedai, giling per sajian. Di rumah, jika tidak punya penggiling, beli bubuk dalam jumlah kecil yang habis dalam satu sampai dua minggu.

4. Bagaimana dengan kulkas dan freezer?

Kulkas tidak disarankan untuk kopi yang dibuka setiap hari, karena kopi menyerap bau makanan dan uap air muncul setiap kali wadah dikeluarkan dari tempat dingin. Freezer boleh dipakai untuk stok jangka panjang dengan syarat: bagi biji ke dalam porsi kecil kedap udara, keluarkan satu porsi saja, biarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka, dan jangan dibekukan ulang.

5. Atur stok kedai

Biji yang segar paling terasa bedanya di V60 dan espresso. Untuk biji yang sudah melewati masa terbaiknya, cold brew bisa menjadi cara yang baik untuk tetap memakainya.

Bagikan ke WhatsApp

Resep yang dibahas

Artikel lainnya

Kopi & Kedai →